Riset Buktikan Bahwa Terlalu Gemuk Dapat Pengaruhi Kinerja Otak


Bagi beberapa orang memiliki tubuh ideal adalah sebuah keharusan, tubuh ideal tidak hanya menjadi patokan akan kondisi jasmani yang sehat namun juga menjadi patokan akan kemampuan untuk menjaga diri. Sayangnya di era globalisasi ini beberapa orange mengalami kesulitan untuk menjaga berat tubuhnya, hal tersebut terjadi dikarenakan berbagai alasan; alasan yang paling umum adalah kurangnya olahrga dan semakin pesatnya perkembangan teknologi membuat semua menjadi serta mudah. Beberapa orang malah beranggapan bahwa tubuh yang gemuk adalah salah satu perlambangan kesejahteraan, bagaimana orang tersebut mampu memenuhi kebutuhan sehari harinya.

Riset Buktikan Bahwa Terlalu Gemuk Dapat Pengaruhi Kinerja Otak

Anda pasti telah mengerti bahaya yang mengintai pada orang yang memiliki tubuh terlalu gemuk. Kali ini kami akan membahas hal yang mungkin belum Anda sadari, yaitu fakta bahwa kelebihan berat badan dapat membawa pengaruh buruk terhadap kinerja otak, khususnya ketajaman memori / ingatan. Memang tidak berkaitan secara langsung, namun studi yang dilakukan di University of Arizona, memiliki massa tubuh diatas batas normal BMI (Body Mass Index) dapat memberi pengaruh buruk terhadap kinerja otak seiring dengan bertambahnya usia, dan studi tersebut berhasil membuktikan bahwa penyebab utamanya adalah peradangan.

Pada faktanya memang mempertahankan berat tubuh yang ideal dapat melindungi Anda dari penyakit yang berbahaya seperti kanker, penyakit jantung, diabetes, dan masih banyak lagi. Banyak penelitian yang telah membuktikan bagaimana hubungan antara berat badan dengan kesehatan, namun masih sedikit yang mampu memberi hasil konkrit bagaiman kedua hal tersebut saling mempengaruhi satu sama lain.

Kyle Bourass, seorang doctor di bidang psikologi yang juga merangkap sebagai anggota tim peneliti di Arizona mengungkapkan bahwa bukti keterkaitan tentang berat badan dan kesehatan, bagaimana kedua hal tersebut saling mempengaruhi satu sama lain akan sangat membantu untuk mampu menciptakan suatu langkah antisipasi akan penyakit kognitif yang mungkin disebabkan oleh berat badan. 

Riset Buktikan Bahwa Terlalu Gemuk Dapat Pengaruhi Kinerja Otak

Penelitian yang dilakukan di University of Arizona tersebut menggunakan data lebih dari 21,000 penduduk inggris, dengan umur 50 keatas yang diperiksa kadar BMI dan kemampuan kognitifnya dan  berhasil menyimpulkan bahwa suatu peradangan sistemik pada tubuh, khususnya otak memang dapat mempengaruhi kondisi kognitif penderitanya, lebih lanjut lagi penelitian tersebut juga telah membuktikan bagaimana pengaruh BMI terhadap resiko peradangan tersebut, semakin tinggi BMI, semakin tinggi tingkat peradangan tersebut. 

Riset Buktikan Bahwa Terlalu Gemuk Dapat Pengaruhi Kinerja Otak

BMI adalah perbandingan antara tinggi badan dengan berat badan, walau memang BMI bukan patokan kondisi kesehatan seseorang namun BMI dapat menjadi patokan apakah orang tersebut terlalu berat atau sudah normal. BMI dengan angka 18-25 termasuk normal, sedangkan di bawah atau di atas dari angka tersebut dapat dibilang kurang atau berlebih dalam hal berat badan. Lebih lengkapnya silahkan simak gambar di bawah:

Memang pengaruh berat badan terhadap kondisi kognitif seseorang ini baru benar benar terlihat ketika sudah memasuki usia senja. Meskipun begitu, tidak ada salahnya juga mempertahankan berat badan yang ideal demi masa depan yang lebih baik bukan?

Sumber gambar: medicalnewstoday

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

X

Mau dapat info dan berita seputar Kesehatan menarik?

Ikuti Facebook kami, klik SUKA

Contact Us