Perbedaan Antara Penyakit Akut Dan Kronis


Katakanlah ada teman atau saudara Anda divonis terkena salah satu penyakit akut, ekspresi wajah Anda pasti akan berubah menjadi pucat. Anda membawa teman Anda ke dokter terdekat, setelah dilakukan beberapa pemeriksaan maka teman atau saudara Anda tersebut disarankan untuk dirujuk ke salah satu rumah sakit karena menderita suatu penyakit yang kronis, tentu saja ekspresi pucat dan panic di wajah Anda akan meningkat, namun pasti timbul pertanyaan dalam benak Anda akan apakah perbedaan antara penyakit Akut dan Kronis. 

Perbedaan Antara Penyakit Akut Dan Kronis

Dalam kehidupan sehari hari tentu saja Anda sering menjumpai dua istilah tersebut, entah berasal dari dokter atau orang orang di lingkungan sekitar Anda. Ketika Anda mendengar istilah tersebut, apakah Anda hanya mengiyakan dan menganggukkan kepala saja tanpa tahu apa definisi serta perbedaan dari kedua kata tersebut? Jika iya maka kami akan memberi ulasan tentang kedua istilah kedokteran tersebut.

Perlu Anda ketahui bahwa sebagian dari masyarakat menganggap bahwa Akut dan Kronis adalah salah satu jenis penyakit. Saat ini juga Anda buang pemahaman tersebut karena itu merupakan pemahaman yang kurang tepat. Kronis dan akut pada hakikatnya adalah durasi dari suatu penyakit, bukan penyakit itu sendiri.  Jadi jelaslah bahwa kedua hal tersebut bukan merupakan referensi terhadap suatu penyakit melainkan berapa lama rasa sakit tersebut menyerang.

Perbedaan Antara Penyakit Akut Dan Kronis

Sebelum membahas lebih lanjut, maka Anda harus mengerti apakah yang dimaksud dengan rasa sakit itu sendiri. Rasa sakit dalam definisi kedokteran adalah suatu perasaan tidak nyaman pada tubuh seseorang, hal tersebut merupakan pertanda bahwa ada sesuatu yang salah.  Rasa sakit ini dapat dibagi menjadi dua, yaitu yang biasa kita kenal dengan penyakit akut dan kronis.

Penyakit akut atau rasa sakit yang akut merupakan rasa sakit yang datang secara tiba tiba dan cenderung cukup tajam. Penyakit akut ini merupakan pertanda bahwa ada sesuatu yang salah dan tubuh kita secara tidak langsung memberi sinyal berupa rasa sakit tersebut agar kita dapat segera merespon dan melakukan tindak lanjut, beberapa contoh penyakit akut antara lain:

  • Pendarahan
  • Patah tulang
  • Sayatan
  • Operasi

Jika penyakit akut adalah penyakit yang timbul secara tiba tiba, maka penyakit kronis adalah penyakit yang telah terjadi dalam waktu lama, atau penyakit yang masih terasa walau telah dilakukan pengobatan. Dalam beberapa kasus, penyakit kronis berasal dari penyakit akut, namun tidak sebaliknya. Beberapa contoh penyakit kronis adalah:

  • Kanker
  • Penyakit Neurogonic
  • Penyakit Psikologi

Perbedaan Antara Penyakit Akut Dan Kronis


Berikut ini adalah bagan sederhana untuk membedakan antara penyakit kronis dan akut:

Pada dasarnya penyakit akut lebih mudah disembuhkan dibandingkan dengan penyakit kronis, karena dalam penyakit akut penyebabnya terlihat jelas dan dapat segera dilakukan tindak pengobatan, namun penyakit kronis cenderung lebih rumit dan memerlukan perhatian khusus. Setelah Anda mengetahui definisi serta perbedaan kedua istilah tersebut, pastikan Anda tidak lagi salah dalam menggunakannya.

Sumber gambar:  affinityhealth, continuingedcourses

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

X

Mau dapat info dan berita seputar Kesehatan menarik?

Ikuti Facebook kami, klik SUKA

Contact Us