Peneliti Ungkap Pengaruh Kondisi Mental Terhadap Tubuh


Pada umumnya, kondisi mental berpengaruh secara langsung kepada kondisi badan. Pada remaja, dampak dari kondisi mental ini dapat terlihat secara langsung melalui gejala yang muncul pada tubuh mereka. Mungkin Anda sendiri pernah merasakan sakit perut yang teramat sangat ketika Anda sedang merasa grogi atau saat menunggu sesuatu, mungkin Anda juga pernah merasakan pengalaman munculnya jerawat ketika Anda akan melakukan seminar atau ujian ujian penting. Gejala yang muncul tersebut bukanlah sesuatu yang aneh karena baru baru ini penelitian yang dilakukan oleh psikolog dari Universitas Basel dan Ruhr telah berhasil mengidentifikasi pola pengaruh kondisi mental terhadap tubuh, khususnya pada remaja.

Peneliti Ungkap Pengaruh Kondisi Mental Terhadap Tubuh

Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa kondisi mental seseorang memiliki pengaruh terhadap kondisi tubuhnya saat itu; Depresi dapat mengakibatkan nyeri sendi ataupun penyakit pada sistem pencernaan (Digestive System) sementara perasaan gelisah akan memiliki dampak kepada kondisi kulit. Hal ini terutama terlihat pada remaja dengan kisaran umur 13-18 tahun. Maka bukanlah hal yang aneh jika sanak saudara Anda ataupun Anda sendiri dulunya pernah mengalami gejala sakit perut secara tiba tiba.

Dalam proyek yang didanai oleh Yayasan Nasional Swiss di bidang Ilmu Pengetahuan ini , sebuah tim riset yang diketuai oleh PD. DR. Marion Tagethoff berkolaborasi dengan Profesor Gunther Meinlschmidt  melakukan riset dengan menggunakan sampel  sejumlah kurang lebih 6,500 remaja untuk mencari adanya pola dan hubungan antara penyakit dalam bentuk fisik dengan penyakit mental . 

Peneliti Ungkap Pengaruh Kondisi Mental Terhadap Tubuh

Beberapa fakta menarik berhasil ditemukan melalui penelitian tersebut, antara lain penyakit dalam bentuk fisik umumnya terjadi setelah seseorang mengalami penyakit mental, dan hal ini juga berlaku sebaliknya dimana penyakit mental umumnya terjadi setelah munculnya gejala gejala penyakit dalam bentuk fisik.  Contohnya adalah penyakit kulit seperti jerawat / gatal umumnya terjadi sesaat setelah seseorang mengalami fase kegelisahan, hal yang sama juga berlaku untuk penyakit yang menyerang sistem pencernaan seperti mual / sakit perut yang terjadi sesaat setelah seseorang mengalami fase depresi. Penelitian tersebut juga lebih lanjut lagi menguak bahwa seseorang yang pernah mengidap penyakit jantung lebih mudah untuk merasa gelisah dan otomatis lebih rawan untuk terserang penyakit kulit.

Peneliti Ungkap Pengaruh Kondisi Mental Terhadap Tubuh

Setelah membaca artikel di atas, tentu saja Anda sudah dapat menyimpulkan bahwa memang benar ada benang merah yang menghubungkan antara penyakit yang terjadi dalam tubuh Anda dengan kondisi mental Anda pada saat itu. Jadi akan sangat baiik jika Anda tidak terlarut larut di dalam kesedihan maupun tenggelam dalam kegelisahan karena cepat ataupun lambat kedua hal tersebut akan berdampak kepada kondisi fisik Anda. Hasil penelitian ini bukan berarti bahwa setiap masalah fisik yang terjadi pada Anda adalah akibat dari kondisi mental, tentu saja dokter adalah orang yang paling mengerti tentang penyakit yang sedang menyerang tubuh Anda, pastikan Anda pergi ke dokter terdekat  jika merasa diperlukan.

Sumber gambar: health.com

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

X

Mau dapat info dan berita seputar Kesehatan menarik?

Ikuti Facebook kami, klik SUKA

Contact Us